Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

The Louder The Music, The More Hurt The Heart Is

        I was never understand how some people love to listen to the music with full volume, like the speaker can burst at a time. Even in my room or in my car, I never play my music with maximum volume. Like medium volume is enough to disturb me. It just make me feel uncomfortable. 

        But now I know, and I feel it too. Sometimes we turn on the music out loud to silence our mind. To keep them a little bit quite so they can't hurt our heart. It's scary how our own mind can be the one who hurts us so badly. How our thought can be the one who pushes us to the edge. And out loud music can muffle them a little bit, even it's temporary, we all need a break right?


CU to the EK



Aku baru mengerti arti dari ketulusan seseorang.
Dulu, sering kali aku mengacuhkan perhatian perhatian kecil dari orang-orang yg begitu tulus, hingga akhirnya aku sadar begitu berartinya perhatian itu untukku.
Waktu begitu cepat berlalu. Banyak hal yang telah berubah. Perlahan, kurasakan duniaku telah memudar.
Perhatian-perhatian kecil itu tak lagi mereka sampaikan padaku.
Apa mereka kesal?
Kesal karna tak ku perdulikan?
Apa mereka marah?
Marah karna ku acuhkan?
Apa mereka lelah?
Lelah karna jawaban yang kuberikan selalu terlambat?!

Maafkan aku. Maafkan aku yang mungkin terlalu sombong ini. Maafkan aku yang tak mengerti arti keperdulian saat itu. Kini aku mengerti artinya diacuhkan. Kini aku mengerti artinya tak diperdulikan. Mungkin tak sesakit kalian, tapi, itu cukup membuatku ikut merasakan sakit itu.

Tunggu. Bisa jadi dulu kalian hanya pura-pura perduli, kan?
Bisa jadi dulu kalian hanya terpaksa menerima kehadiranku?
Bisa jadi juga kalian hanya memanfaatkan aku yang begitu.... Ntahlah.

Malam ini aku habiskan dengan membaca chat-chat lama di fbku.
Ya. Aku dulu kurang ajar.
Aku baca kata-kata kalian yg panjang-panjang, dan kadang, aku cuma baleh 'oh'.
Aku baca kata-kata 'vir, rindu kali aku samamu.' Dan aku hanya me- readnya! CUMA READ doang!!! Kurang ajarkan?!
Kurasakan, kata-kata itu begitu tulus. Tulus dari orang-orang yang begitu merindukanku. Saat itu.

Tapi apa? Aku hanya menganggapnya angin lalu.
Sampai saat aku merasa seperti di dalam ruangan yang tertutup rapat. Begitu panas. Berharap angin itu datang kembali menerpaku.

Bagi kalian yang baca ini. Gue kasih tau deh, cuek itu gak bagus loh. Seriusan. Ntar lo bakal nyesal sendiri sama kata-kata cuek yang pernah lo keluarin kemereka yang tulus sayang ama lo. Ntah itu, mama, papa, adik, kakak, abang, sahabat, pacar, kekasih, suami, istri, kakek, nenek dst. Kepanjangan vir -_-

Gue juga masih berusaha ngilangin sifat cuek gue ini. Yaa, emang agak susah, mencoba perhatian sama orang-orang yang gak menarik perhatian lo. Tapiii, yaaa inilah dunia. You hit me? Other people will hit you for me. Alyas karma.

Yaaa, intinya, gue pernah nyesel ngecuekin beberapa orang yang 'sebenernya' berarti. Yang gak bisa dilihat otak (baca: mata), tapi bisa dirasakan dihati.

Hoaaamm.. Gue mulai ngaco.
Tandanya gue udah ngantuk.. Liat aja jam berapa di posting ini.. Mata udah sayup sayup.

Thanks udh nyempetin baca.. Jangan lupa mampir lagi yaaa ;)

Kehilangan.



Tanpa terasa, kini aku telah melewati umurku yang ke 17 tahun. Banyak cerita yang telah aku lewati. Tetapi, ceritaku dengan mu... Tidak! Aku tidak ingin mengakhirinya!
Aku telah merasakan pahitnya kehilangan seseorang yang begitu 'penting' di kehidupanku. Kalian tahu? Sepahit apapun rasa yang ada di dunia ini tak sebanding dengan rasa pahit yang ku alami. Yah.. Setidaknya aku tidak perlu menelannya.
Aku juga telah merasakan kehilangan seseorang ku percaya. Hanya dalam kurun waktu setahun, dia pergi meninggalkanku dan lebih memilih orang lain. Sakit? Ntahlah, aku sendiri juga tak tahu apa yang kurasakan. Marah? Tidak, aku tak bisa marah padanya. Mungkin aku yang terlalu egois. Mungkin aku yang terlalu naif. Mungkin aku yang terlalu.... Terlalu.... Ntahlah. Tak ada kata yang cocok.
Kehilangan seseorang yang sangat berarti dihidupku? Aku tak bisa bilang ya, tapi jawabannya bukan juga "Tidak." Seseorang yang aku temukan setelah orang itu mencampakkanku. Seseorang yang mengisi kekosonganku dengan kehangatannya. Seseorang yang mampu membuatku sangat mempercayainya melebihi orang itu. Seseorang yang sangat berarti. Sangat!

It Just So Unbelievable!



Okay, this is creepy.
Gue ngembusin napas dulu ya.. Huuuhhhh...
Dan gue baru nyadar sekarang.
Hanya saja, itu gak masuk dalam akal gue!
*geleng-geleng* OMG! Kok bisa?????
Hembus nafas lagi. Huuuuhhh...

Guys, gue mau cerita dikit nih..
Semua tokoh namanya gue samarkan. *ceilah macem apa aja ya pake
disamar-samarin x_x*
Ceritanya to the point aja ya..
Dulu, gue pernah suka sama abangan kelas, namanya

That's Why I'm Scared



Perjalanan cintaku selalu berakhir dengan pihak cowo menjauhiku. Bahkan, beberapa diantara mereka memutuskan hubungan denganku dan menghilang ditelan kegelapan. Apakah ada yang salah dengan pendirian ku di ==> DSWLM?? Aku yang awalnya gak percaya dengan kutipan film "The Heirs" yang actornya Lee Min Ho & Park Syin Hye bahwa
"Cewe dan cowo gak pernah bisa sekedar menjadi teman"
jadi percaya kalo itu benar adanya. Apakah rasa suka yang tumbuh di hati seseorang itu harus dilampiaskan dengan memiliki? Dengan kata lain harus terikat oleh status? I think not. We can just be a friend right? 

It's always ended up like that. That's why I'm scared.


Winter



Hai winter, akhirnya kita ketemu juga.
Aku udah lamaaaa banget nunggu kehadiran kamu di hidupku.
Aku bener-bener gak mau terus-terusan di Autumn yang gak ada gunanya.
Akhirnya hatiku bener-bener beku!
Aku gak bakalan ngerasain kekecewaan, kecemasan, kekesalan, sakit hati dan lain-lain yang sangat mengganggu hatiku.

Terimakasih buat kalian yang sukses mendinginkan hatiku.
Setelah puncaknya autumn kemarin, hari ini aku bener-bener di musim dingin.
Musim dimana aku tidak merasakan kekecewaan.
Musim dimana aku berhenti mencemaskan hal-hal yang gak jelas.
Musim dimana aku menghiraukan segala rasa yang menghampiri hatiku.

Mature vs. Childish = Unstable



Hoams..
Waktu menunjukkan pukul 12:56 WIB. Bisa dibilang pagi, bisa juga dibilang tengah malam. Ntah apa yang meracuni fikiran gue untuk menulis di blog ini dengan judul itu. Yang jelas sekarang gue bakalan bahas tentang itu. yaiyalah masa' lari dari tema? -__- Kakakakakak

Menurut gue, gue itu udah cukup dewasa dalam berbagai hal. Gue juga gak tau dalam hal apa yang penting gue ngerasa gitu, haha. Gue juga udah ngerasa cukup bisa untuk memimpin berbagai-macam hal. Gue ngerasa gue udah cukup dewasa untuk mengambil setiap langkah di hidup gue. Gue udah cukup dewasa untuk merencanakan masa depan gue.

Tapi, terkadang..
Gue juga merasa bahwa gue gak bisa melakukan sendiri apa yang semestinya bisa gue lakukan sendiri. Gue juga terkadang merasa kalau gue belum cukup dewasa untuk mengambil sebuah keputusan, yang padahal menurut gue itu benar dan tepat untuk diambil. Gue merasa seperti masih membutuhkan seseorang untuk menggantungkan keputusan gue yang akhirnya gue mengikuti keputusan orang tersebut. Padahal, sebenernya gue gak mau mengikuti orang tersebut, dan lagi, ntah knapa gue tetap mengikutinya. Eum.. Ralat deh, bukan gak mau sih ya, sebenernya keputusan dia dan gue itu sama, cuman kenapa gue harus nunggu keputusan dia juga? Gitu loh.. Au deh bingung :/

Sepertinya hati dan fikiran gue selalu bertentangan. Entah hati gue yang udah dewasa dan otak gue yang masih kekanak-kanakan, atau malah sebaliknya..
Hati dan otak gue gak pernah menyatu dalam memecahkan sebuah masalah dihidup gue saat ini. Yang ada, akhirnya gue jadi pusing sendiri antara memilih kata hati atau fikiran gue. Gue berusaha untuk tidak mengikuti ego gue yang 'kata orang' ego itu menyesatkan.
Ego? Apakah ego itu termasuk kata hati? Atau malah bagian dari fikiran kita? Bisa saja ego itu terletak diantara keduanya kan? Apakah kita harus selalu mengalah pada ego kita?


Autumn



Seperti tema blog ku kali ini, Autumn.
Kalian tau arti autumn kan? Dalam bahasa indonesia autumn itu musim gugur.
Musim dimana daun-daun perlahan mengering dan berubah warna.
Musim dimana pepohonan perlahan akan kehilangan daunnya satu-persatu.
Musim yang tidak pernah mampir ke tanah air kita, Indonesia.
Tapi, musim itu seolah datang menghampiriku sekarang.

Aku heran, mengapa aku seperti di musim gugur? Padahal ia tak ada di Indonesia.
Perasaan sedih, cemas, kecewa selalu membayangi fikiranku.
Hingga saat ini aku merasa hatiku seperti dedaunan yang perlahan mengering.
Yang mulai rapuh dimakan kegelisahan.
Aku merasa, sekarang aku seperti salah satu dedaunan kering yang di-terbangkan oleh angin musim gugur. Yang tak tahu pasti akan kemana di bawa pergi. Hanya mengikuti alur cerita yang dibawa oleh sang angin. Yang akhirnya tersesat dan kehilangan arah saat angin meninggalkan ku sendiri.

Aku juga merasa seperti pepohonan di musim gugur yang perlahan kehilangan daunnya, dan akhirnya menjadi sebatang pohon tak berdaun.
You know, daun di atas adalah kalian teman-temanku yang di Medan.
Ntah mengapa, aku merasa kehilangan kalian satu persatu.
Mungkin karna jarak ku dengan kalian terlalu jauh.
Atau mungkin kalian sudah melupakanku?
Bisa jadi, karna kalian tak pernah anggap ku ada?


Yes, I've Changed!



Yes, I've Changed..
Aku sadari itu..
Aku bukanlah Vira / Avril yang kalian kenal dulu.
Aku juga gak tau kenapa aku bisa berubah gini, yang jelas ini bukan sepenuhnya kemauanku. Tapi, ini seakan terus menghantuiku sehingga, secara tidak sadar, ini juga menjadi bagian dari kemauanku.
Kalian ngerti kan "Ini" yang ku maksud disini? Maksudnya perubahanku.

Suatu ketika aku tak sengaja melihat sebuah quote..
You want to know? ini dia quote-nya..


Aku merasa saat ini, aku kehilangan diriku. Aku tidak menyesalinya, karna base on thet quote, I need to lose myself to find myself.

Tapi, jujur disisilain aku merasa kalau aku..

Dear Someone Who Loves Me..



Hai para penggemar gue, khususnya buat para cowo nih :D narsis amet ya guenya -_-

Postingan kali ini gue tujukan buat para cowo yang lagi jatuh hati ama gue..
Kenapa gue nulisnya di sini? Karna kalo seseorang suka ama someone, seseorang itu pasti bakalan nyari all info tentang si someone ini.. Bener gak? Eeiitss, bukan cuma lover aja loh yang nyari tau.. Para haters yang gebetannya suka sama si someone ini juga pasti nyari tau tentang someone ini.. Iya nggak? ribet yah istilahnya -_-

Eeiittss, jangan pada berburuk sangka dulu dong, bukan masalah gue OVER PD sampe-sampe gue nulis hal yg gak penting gini di blog gue ini.. Tapi, karna gue mau menegaskan prinsip gue aja..

Nih ya, TO THE POINT ajaa.. Bagi cowo yang lagi jatuh hati ama gue..
MAAF banget, gue gak bisa nerima perasaan lo.. Yaa, gue tau sih cara ini agak alay.. Tapi mau gimana lagi? Gue gak mau nyakitin perasaan orang ajaa.. Apalagi di bilang PHP.. Maaf ini tulus banget gue tujuin ke lo..

Bagi yang mau tau alasannya ni gue perjelas lagi..